steimm.ac.id – Pamekasan, 29 Juli 2026 Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Masyarakat Madani Pamekasan menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kopertais Wilayah IV Jawa Timur sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penguatan tata kelola perguruan tinggi keagamaan Islam swasta. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 STEI Masyarakat Madani ini dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, jajaran dosen, kepala unit, serta Tim Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Dalam sambutannya, Ketua STEI Masyarakat Madani Pamekasan (Bapak Mohammad Romli, S.E.I., M.M.) menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang selama ini diberikan oleh Kopertais Wilayah IV Jawa Timur. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi, evaluasi, sekaligus menyusun strategi pengembangan mutu institusi secara berkelanjutan.
Pada sesi pemaparan, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Umayyatun, M.Pd.I., mempresentasikan perkembangan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan STEI Masyarakat Madani. Beliau menyampaikan bahwa berbagai pembinaan, pendampingan, dan penguatan yang diberikan oleh Kopertais Wilayah IV Jawa Timur telah membawa perubahan yang signifikan terhadap budaya mutu institusi.
Tim Web dan Media STEI Masyarakat Madani Pamekasan
Menurutnya, sistem penjaminan mutu di STEI kini semakin tertata melalui penyusunan dokumen mutu, pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI), monitoring dan evaluasi berkala, serta penguatan tata kelola berbasis siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Dampak positif tersebut turut mendukung kesiapan institusi dalam menghadapi proses akreditasi.
Lebih lanjut, Umayyatun menjelaskan bahwa akreditasi institusi perguruan tinggi (APT) telah berhasil disubmit, disertai dua program studi yang juga sedang menjalani proses akreditasi. Hal tersebut merupakan bukti komitmen STEI Masyarakat Madani dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang berorientasi pada tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Tim Monitoring dan Evaluasi Kopertais Wilayah IV Jawa Timur (Prof. Dr. Sri Warjiyati, M.H.) menegaskan bahwa perguruan tinggi yang unggul harus dibangun melalui Good Governance, penguatan dokumen mutu, implementasi SOP yang konsisten, kurikulum yang adaptif, serta budaya kerja berbasis data. Tim juga mendorong peningkatan kualitas SDM dosen melalui percepatan jabatan akademik, produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, serta penguatan jurnal institusi.
Pada sesi diskusi, Wakil Ketua I Bidang Akademik dan SDM, Bapak Muhamad Habibi Kudsi As.ari, M.M. mengusulkan agar Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) segera diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas rencana pelatihan kurikulum berbasis OBE yang disampaikan oleh Tim Kopertais. Workshop tersebut diharapkan mampu mempercepat penyempurnaan kurikulum, penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta implementasi pembelajaran yang berorientasi pada capaian lulusan. Usulan tersebut sejalan dengan arahan Tim Monev mengenai pentingnya penguatan kurikulum berbasis OBE.
Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, kerjasama dan alumni, Bapak Didik Kurniawan, M.M. memaparkan dinamika Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang saat ini menghadapi tantangan persaingan yang semakin kompetitif. Berbagai strategi promosi, penguatan layanan mahasiswa, serta peningkatan citra institusi terus dilakukan agar target penerimaan mahasiswa baru dapat tercapai tanpa mengabaikan kualitas calon mahasiswa.
Kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung secara interaktif melalui dialog antara Tim Kopertais dan sivitas akademika STEI Masyarakat Madani. Berbagai rekomendasi yang diberikan menjadi masukan strategis bagi penguatan tata kelola, peningkatan mutu akademik, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui kegiatan ini, STEI Masyarakat Madani Pamekasan semakin meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui implementasi SPMI yang berkelanjutan, penguatan kurikulum berbasis OBE, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola perguruan tinggi yang profesional menuju institusi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.


