Dies Natalis STEI Masyarakat Madani Pamekasan: Momentum Transformasi Menuju Institut dan Penguatan SDM Unggul

steimm.ac.id – Sukses, khidmat, dan penuh optimisme. Suasana tersebut menggambarkan gelaran perayaan Dies Natalis STEI Masyarakat Madani Pamekasan yang digelar secara meriah di aula kampus. Agenda tahunan ini bukan sekadar ajang refleksi, melainkan menjadi momentum besar deklarasi arah baru institusi untuk melompat lebih tinggi di kancah pendidikan tinggi nasional.

Acara yang dihadiri oleh jajaran yayasan, pimpinan struktural, dosen, staf, alumni STEI Masyarakat Madani Pamekasan serta ratusan mahasiswa ini sarat akan visi masa depan yang berkemajuan, terutama dalam peningkatan mutu akademik dan kelembagaan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Hasbullah A. Arief Madani, S.E. atas nama Yayasan Pendidikan Islam Sumber Bungur Pakong. Dalam pemaparannya yang membakar semangat, beliau menekankan pentingnya melakukan akselerasi dan peningkatan (upgrade) kualitas Tridharma Perguruan Tinggi secara menyeluruh, baik yang dimotori oleh jajaran dosen maupun kreativitas mahasiswa. Langkah konkret ini menjadi fondasi utama dalam visi besar kampus ke depan.

Beliau menegaskan agenda strategis institusi bahwa dalam waktu dekat, STEI Masyarakat Madani Pamekasan bersiap melakukan konversi kelembagaan.

“Tridharma kita tidak boleh berjalan di tempat. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat harus naik kelas. Ini adalah harga mati karena kita tengah mematangkan peta jalan (roadmap) transformasi besar: dari yang sebelumnya berstatus Sekolah Tinggi, insyaallah akan segera kita upgrade menjadi Institut,” tegas Lora Hasbullah yang langsung disambut tepuk tangan riuh hadirin.

Gayung bersambut, visi besar perubahan kelembagaan tersebut dikuatkan oleh sambutan kedua yang disampaikan oleh Wakil Ketua I (WAKA I) Bidang Akademik dan SDM, Bapak Muhamad Habibi K. A., S.Pd., M.M. Beliau memaparkan data kesiapan internal kampus, khususnya dari sektor SDM pendidik, yang menjadi tulang punggung transformasi menuju institut.

WAKA I menyampaikan kabar membanggakan bahwa kualitas tenaga pendidik di STEI Masyarakat Madani Pamekasan saat ini telah mengalami lompatan mutu yang sangat signifikan.

“Untuk menjadi institut, syarat utamanya adalah kesiapan SDM. Alhamdulillah, sebagian besar dosen kita saat ini telah sah menjadi dosen profesional yang diakui negara melalui kelulusan Sertifikasi Dosen (Serdos). Tidak hanya itu, iklim akademik kita semakin kuat karena para dosen muda kita juga telah dan sedang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi (Doktoral/S3),” jelas beliau.

Tim Web dan Media STEI Masyarakat Madani Pamekasan

Momentum kebahagiaan Dies Natalis ini kian semarak dengan mengalirnya ucapan selamat dan sukses dari berbagai tokoh nasional, mitra eksternal, serta jaringan kelembagaan. Ucapan digital tampak memenuhi area kampus dan lini masa media sosial resmi institusi.

Apresiasi akademik yang sangat berharga datang dari Prof. Dr. Sri Warjiyati, S.H., M.H., selaku Tim Ahli Kopertais Wilayah IV Surabaya. Beliau memberikan ucapan selamat sekaligus melayangkan pujian atas komitmen dan akselerasi mutu yang ditunjukkan oleh STEI Masyarakat Madani Pamekasan. Sebagai bagian dari tim ahli otoritas pembina perguruan tinggi keagamaan Islam swasta di Jawa Timur, beliau menilai langkah kampus madani ini dalam meningkatkan kualitas SDM dosen dan kesiapan dokumen mutu (SPMI) merupakan modal utama yang sangat kokoh untuk segera naik status menjadi sebuah institut yang kompetitif.

Apresiasi yang bernuansa nasional juga datang dari Anggota DPR RI, Ibu Hj. Ansari dari Fraksi PDI Perjuangan. Melalui pesan apresiasinya, beliau menyampaikan ucapan selamat dan berharap momentum ini menjadi batu pijakan penting bagi kampus untuk terus berkontribusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berkarakter islami di wilayah Madura.

Dukungan penuh juga mengalir serentak dari seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Sumber Bungur. Seluruh kepala lembaga menyampaikan rasa bangganya atas capaian STEI Masyarakat Madani dan mendoakan kelancaran proses konversi menjadi institut agar dapat terus menjadi episentrum pendidikan tinggi Islam yang berkemajuan di Madura.

Apresiasi tinggi turut datang dari ranah legislatif daerah, di mana sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengirimkan ucapan serupa. Para anggota dewan berharap, transformasi kampus ini mampu mencetak sosiopreneur dan akademisi unggul yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Pamekasan.

Tidak ketinggalan, para tokoh masyarakat dan alim ulama di Kabupaten Pamekasan ikut memberikan doa restu. Kehadiran STEI Masyarakat Madani dinilai telah membawa dampak sosial-keagamaan yang positif dan konsisten dalam merawat nilai-nilai luhur kepesantrenan di era digital.

Ucapan selamat dan sukses juga dideklarasikan secara resmi oleh para mitra kerja sama, baik dari sektor perbankan syariah, lembaga keuangan mikro, kelompok UMKM binaan, hingga institusi pendidikan mitra (seperti MAN 2 Pamekasan dan Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah). Para mitra kerja sama menegaskan komitmen mereka untuk terus bergandengan tangan dengan kampus dalam menyukseskan program magang mahasiswa, riset kolaboratif, serta penyerapan tenaga kerja lulusan.

Acara Dies Natalis kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas segala pencapaian yang telah diraih, mulai dari keberhasilan integrasi sistem CBT pada SIAKAD, turunnya SK prodi baru PAI, hingga raihan verifikator SINTA institusi.

Dengan komitmen perubahan status menjadi institut, sokongan SDM dosen yang tersertifikasi nasional, serta dukungan lintas sektoral yang kuat—mulai dari tingkat pusat melalui DPR RI, yayasan, anggota dewan daerah, tokoh masyarakat, hingga instansi mitra—STEI Masyarakat Madani Pamekasan semakin menegaskan posisinya sebagai kampus peradaban yang siap mengabdi demi kemaslahatan umat.