PDP STEI Masyarakat Madani Pamekasan Berakhir, Mahasiswa Presentasikan Hasil Pengabdian

steimm.ac.id – Setelah satu bulan penuh mengabdi di berbagai lokasi, mahasiswa peserta Pengabdian Dakwah Pesantren (PDP) STEI Masyarakat Madani Pamekasan kembali ke kampus untuk memaparkan hasil program kerja mereka. Presentasi ini dilaksanakan pada hari ini, Sabtu, 23 Agustus 2025, di Aula Lantai 3 STEI Masyarakat Madani.

Kegiatan ini menjadi ajang bagi setiap posko untuk memaparkan program kerja yang telah mereka laksanakan selama satu bulan penuh di berbagai desa dan pesantren. Tiap kelompok mempresentasikan capaian, tantangan, dan dampak dari program yang mereka usung, mulai dari pemberdayaan ekonomi hingga edukasi sosial.

baca juga: Mahasiswa PDP STEI Masyarakat Madani Selesaikan Pengabdian, Komitmen Berlanjut

Ketua STEI Masyarakat Madani Pamekasan, Mohammad Romli, S.E.I., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi mahasiswa. “Kalian telah membuktikan bahwa ilmu tidak hanya untuk dipelajari, tetapi untuk diamalkan. Seminar ini adalah bukti nyata keberhasilan kalian dalam menciptakan perubahan kecil namun berarti di masyarakat,” ujar Beliau.

Tim Web dan Media STEI Masyarakat Madani Pamekasan

Acara diawali dengan sesi serap aspirasi, di mana perwakilan mahasiswa PDP berkesempatan menyampaikan masukan, pengalaman, dan harapan mereka secara langsung kepada pimpinan kampus. Sesi ini menjadi jembatan komunikasi yang berharga untuk evaluasi dan perbaikan program PDP di masa mendatang.

Setelah sesi serap aspirasi, setiap kelompok mempresentasikan program kerja yang telah mereka jalankan di posko masing-masing. Mereka memaparkan detail kegiatan, mulai dari perencanaan hingga hasil yang dicapai, di hadapan tim penilai. Penilaian didasarkan pada lima kriteria utama: Perencanaan dan Relevansi Program, Pelaksanaan Program, Dampak dan Keberlanjutan, Kekompakan Tim dan Etika, serta Laporan dan Presentasi.

baca juga: Lawan Bullying, Mahasiswa STEI Masyarakat Madani Guncang Pesantren Nurul Jihad

Berdasarkan penilaian komprehensif, tim penilai menetapkan tiga kelompok sebagai yang terbaik. Posko Tlontoraja berhasil meraih predikat terbaik pertama, disusul oleh Posko Dempoh Timur sebagai terbaik kedua, dan Posko Nurul Jihad di posisi ketiga.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa STEI Masyarakat Madani dalam mengaplikasikan ilmu dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Diharapkan, pengalaman selama PDP dapat menjadi bekal berharga untuk mereka di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *