steimm.ac.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan konsep Pengabdian Dakwah Pesantren (PDP) Posko 4 STEI Masyarakat Madani Pamekasan yang berlokasi di Bujur Timur Batumarmar Pamekasan mengadakan Seminar Inspiratif bertajuk “Pemuda Hebat: Wujudkan Mimpi, Raih Prestasi, Pernikahan Nanti”. Acara ini sukses menarik perhatian siswa-siswi MTs dan SMK Al-Ghuroba di Desa Bujur Timur pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Seminar yang digelar di Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al-Ghuroba ini dihadiri oleh para siswa, dewan guru, serta Ketua sekaligus Pengasuh Yayasan, KH. Subairi Zuhri. Dalam sambutannya, KH. Subairi Zuhri menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif mahasiswa STEI Masyarakat Madani. “Seminar ini sangat bermanfaat bagi lembaga dan siswa. Mereka mendapatkan ilmu, pencerahan, dan pengalaman berharga agar menjadi pemuda hebat yang mampu meraih prestasi dan mimpi di masa depan. Kami juga sangat terbuka dan berharap di masa mendatang STEI Masyarakat Madani terus mengirimkan mahasiswa PDP ke lembaga Kami,” harap Beliau.
Acara ini menghadirkan Ketua STEI Masyarakat Madani Pamekasan, Mohammad Romli, S.E.I., M.M., sebagai pembicara utama. Dengan gaya penyampaian yang interaktif dan penuh semangat, Beliau mengajak para peserta untuk memaknai masa muda sebagai anugerah terbesar yang harus diisi dengan karya dan persiapan masa depan. Ia menekankan bahwa Pemuda Hebat bukanlah yang sempurna, melainkan yang mampu mengenali potensi diri, beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Beliau juga menyoroti pentingnya memiliki mimpi besar sebagai kompas hidup. Menurutnya, mimpi ini harus diwujudkan dengan langkah nyata seperti disiplin, kerja keras, dan doa. Selain itu, ia mengingatkan agar para pemuda mengelola waktu dengan baik, terus semangat belajar, dan membangun lingkungan pergaulan yang positif untuk meraih berbagai prestasi.
Tim Web dan Media STEI Masyarakat Madani Pamekasan
Salah satu poin penting yang disampaikannya adalah ajakan untuk menunda pernikahan dini. Mohammad Romli, S.E.I., M.M. menegaskan bahwa pernikahan sebaiknya dilakukan setelah pemuda memiliki kesiapan mental, ilmu, dan finansial. Hal ini penting agar mereka dapat membangun keluarga Islami yang berkualitas.
Di akhir sesinya, Romli memberikan motivasi penutup yang menggugah. “Jangan takut bermimpi besar, karena Allah Maha Besar. Masa muda adalah investasi berharga. Gunakan waktu untuk membangun karakter, menimba ilmu, dan menjauhi pergaulan negatif. Dari sinilah lahir Pemuda Hebat yang menjadi aset bangsa, kebanggaan orang tua, dan harapan umat,” tegasnya.
Seminar berlangsung dengan sangat interaktif. Para siswa terlihat antusias dengan aktif bertanya dan mengikuti sesi di mana mereka diajak untuk menuliskan target hidup dan mimpi mereka di masa depan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memotivasi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tetapi juga melahirkan generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi bangsa.
Suksesnya acara ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PDP Posko 4 STEI Masyarakat Madani Pamekasan mampu memberikan pengabdian nyata melalui edukasi, motivasi, dan pemberdayaan generasi muda di lingkungan pesantren dan sekolah.


