Penguatan Kapasitas Pengelola Jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS)

Kopertais Wilayah IV Surabaya menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kapasitas Pengelola Jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) pada Selasa dan Rabu (14 – 15 Februari 2023) bertempat di Hotel Santika Premiere Gubeng, Jalan Raya Gubeng No. 54 Kec. Gubeng, Kota Surabaya. STEI Masyarakat Madani Pamekasan yang diwakili oleh Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Abd. Hamid, S.H.I., M.Sos.) turut hadir dalam kegiatan tersebut, Beliau hadir bersama 199 peserta lainnya yang merupakan perwakilan atau pengelola jurnal dari 86 Perguruan Tinggi yang berada di bawah Kopertais Wilayah IV Surabaya.

(Tim Publikasi : STEI Masyarakat Madani pamekasan)

Sebelum acara dimulai pada jam 15.00 WIB, terlebih dahulu peserta melalukan check in dan makan siang. Acara dibuka dengan sambutan oleh Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip. SEA, M.Phil, Ph.D. (Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya) dalam sambutannya ada beberapa hal yang Beliau peringatkan;

  1. Dosen yang akan mengusulkan kenaikan jabatan harus memiliki tulisan yang terbit antara 1 Januari 2023 – 31 Juni 2023.
  2. Hindari gift authorship (Dosen hanya titip nama), dengan cara menjadi penulis kedua pada skripsi mahasiswa. Pada penilaian angka kredit ada kolom integritas akademik, Dosen disarankan menulis sesuai kompentensi keahliannya dan mempublikasikan di jurnal yang juga sesuai kompentensi keahliannya.
  3. Para pengelola jurnal harus memiliki insting untuk mengecek tingkat orisinalitas dan tingkat kebaharuan dari sebuah tulisan.
  4. Rating Perguruan Tinggi tidak ditentukan oleh gedung perkuliahan yang megah dan modern, rating Perguruan Tinggi utamanya ditentukan oleh seberapa tinggi tingkat publikasi Dosen yang ada di Perguruan Tinggi tersebut.
  5. Kebijakan terbaru, bukan hanya Guru Besar yang memiliki kewajiban menulis 1 buku dalam waktu 3 tahun. Mulai 1 Juli 2023, Dosen wajib menulis 1 buku dalam 1 tahun.
  6. Kenaikan angka kredit harus menyesuaikan 3 hal; yaitu disertasi, penugasan dan karya ilmiahnya.

Dilanjutkan overview pengelolaan jurnal oleh Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, SHI., M.Si. Pada Selasa malam jam 19.00 WIB disampaikan materi pertama oleh Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si. Dalam materinya tentang menghindari plagiasi karya ilmiah. Beliau yang juga merupakan Dosen Universitas Negeri Malang menyampaikan ada beberapa jenis pelanggaran etika ilmiah yang sering terjadi diantaranya Fabrikasi, Falsifikasi, plagiasi. Pemberian edukasi dan pencegahan via software menjadi penting untuk menghindari terjadinya plagiasi. Sesi ini dimoderatori oleh Aris Fanani, M.Kom.

Baca Juga : Friendly Match Futsal HMI Lancaran Guluk-Guluk VS STEI MM Futsal Club

Keesokan harinya, Rabu 15 Februari 2023 Dr. Binar Kurnia Prahani, M.Pd yang merupakan Dosen Universitas Negeri Surabaya menjadi pemateri pada sesi kedua, yang dimoderatori oleh Ahmad Lubab, M.Si.

Karena menyadari kemuliaan Perguruan Tinggi tidak diukur dari infrastrukturalnya dan kehendak besar dari pengelola jurnal untuk membangun marwah kampus, itu yang menjadi motivasi para peserta dalam kegiatan ini. Hingga akhirnya acara ditutup oleh Dr. H. Sumarkan, M.Ag.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *