KSEI DEMA STEI Masyarakat Madani Gelar Tur Religi, Pererat Ukhuwah dan Perkuat Spiritual Anggota

steimm.ac.id Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STEI Masyarakat Madani Pamekasan periode 2025-2026 sukses menyelenggarakan Tur Religi pada 29-30 Juni 2025. Kegiatan ini, yang merupakan inisiatif dari Kementerian Keagamaan KSEI DEMA, diikuti oleh seluruh kepengurusan dengan tujuan utama mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah di antara para anggota.

baca juga: STEI Masyarakat Madani Pamekasan Gelar Seminar Nasional Gaungkan Kiprah Nyata Mahasiswa untuk Perubahan

Rangkaian kegiatan dimulai pada 29 Juni 2025 dengan ziarah dan tahlil bersama di makam Sunan Ampel, Surabaya. Sunan Ampel, salah satu Walisongo penyebar agama Islam di Tanah Jawa, menjadi destinasi spiritual pertama bagi para pengurus. Mereka juga berkesempatan berkeliling di sekitar area makam sebelum bermalam di lokasi tersebut. Tur Religi ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi dan ukhuwah, tetapi juga momen refleksi spiritual di tengah libur semester.

Pada hari kedua, 30 Juni 2025, rombongan melanjutkan perjalanan ke Bangkalan, Madura. Destinasi ziarah berikutnya adalah makam Syaikhona Kholil Bangkalan, ulama besar yang dikenal luas sebagai guru para kiai pesantren ternama di Indonesia, termasuk Kiai Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Tim Web dan Media STEI Masyarakat Madani Pamekasan

Koordinator Kementerian Keagamaan KSEI DEMA STEI Masyarakat Madani, Nur Aini, menyampaikan bahwa program kunjungan religi ini telah dirancang secara matang melalui diskusi bersama pengurus, dengan mempertimbangkan kebutuhan spiritual mahasiswa.

“Kami ingin memastikan bahwa program ini tidak hanya menjadi ajang ziarah biasa, tetapi juga mampu menanamkan semangat spiritual, nilai-nilai keteladanan ulama, dan penguatan karakter keagamaan para kepengurusan KSEI DEMA STEI Masyarakat Madani,” jelas Nur Aini.

baca juga: KSEI STEI MM Gelar Diklat Ekonomi Islam, Perkuat Pemahaman Mahasiswa

Dia juga mengungkapkan harapannya “Melalui kunjungan ini, kami berharap kepengurusan mampu merefleksikan perjuangan para wali dan ulama dalam menyebarkan Islam dengan damai dan penuh hikmah, serta menjadikannya inspirasi dalam kehidupan kampus dan bermasyarakat.”

Dengan semangat kebersamaan dan penuh khidmat, kegiatan Tur Religi ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat jati diri masing-masing kepengurusan sebagai generasi penerus bangsa yang religius dan berakhlak mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *