steimm.ac.id – Sejumlah dosen Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Masyarakat Madani Pamekasan mengikuti kegiatan In-Service Course 1 dalam Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) yang diselenggarakan di UIN Sunan Ampel Surabaya. Pelatihan ini dibagi ke dalam 3 gelombang dengan tujuan meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dosen dalam mengajar dan mengelola kegiatan akademik.
Program intensif ini dirancang untuk membekali para dosen dengan keterampilan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang esensial, sebagai pijakan awal menuju sertifikasi dosen. Sertifikasi ini merupakan pengakuan formal atas kompetensi dosen, yang tidak hanya meningkatkan kredibilitas individual namun juga mutu pendidikan secara keseluruhan.
baca juga: STEI Masyarakat Madani Pamekasan Hadirkan 3 Dosen dalam PKDP 2023
Sami Ayu Lestari, M.E., menjadi peserta pertama dari STEI Masyarakat Madani yang mengikuti pelatihan di Tahun 2025 ini. Ia bergabung dalam PKDP angkatan 4 yang berlangsung pada Jumat hingga Ahad, 25-27 Juli 2025. Sami Ayu Lestari mendapatkan pembekalan intensif mengenai berbagai metodologi pengajaran dan evaluasi di perguruan tinggi.
Sementara itu, dua dosen lainnya, Didik Kurniawan, M.M., dan Moh. Syaiful, M.M., dari angkatan 7, serta Muhamad Habibi Kudsi As’ari, M.M., dari angkatan 8, mengikuti pelatihan In-Service Course 1 secara bersamaan pada Senin hingga Rabu, 28-30 Juli 2025. Keikutsertaan mereka dalam program ini menunjukkan komitmen STEI Masyarakat Madani Pamekasan untuk terus mendorong peningkatan kualitas tenaga pengajar.
Tim Web dan Media STEI Masyarakat Madani Pamekasan
“Pelatihan ini sangat relevan untuk Kami, khususnya sebagai dosen pemula, dalam memahami standar-standar pengajaran yang efektif. Kami mendapatkan banyak wawasan baru tentang cara menyusun kurikulum, metode pembelajaran, dan teknik evaluasi yang lebih baik.” ujar Didik Kurniawan, M.M.
Program PKDP merupakan inisiatif penting dari Kementerian Agama untuk memastikan dosen memiliki kualifikasi yang memadai, tidak hanya dalam penguasaan materi, tetapi juga dalam aspek pedagogi dan profesionalisme. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang didapat para dosen ini dapat diimplementasikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di STEI Masyarakat Madani Pamekasan.
Langkah STEI Masyarakat Madani dalam mengikutsertakan dosen-dosennya dalam program PKDP ini menjadi bukti nyata bahwa institusi tersebut melirik pentingnya kesejahteraan dosen. Dengan memfasilitasi pengembangan kompetensi melalui PKDP, STEI Masyarakat Madani tidak hanya berinvestasi pada peningkatan kualitas pengajaran, tetapi juga pada masa depan karier dan profesionalisme para dosennya. Ini sejalan dengan visi untuk menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan suportif.
Mohammad Romli, S.E.I., M.M., selaku Ketua STEI Masyarakat Madani, mengungkapkan harapannya terhadap partisipasi para dosen dalam PKDP. “Kami melihat PKDP ini sebagai investasi jangka panjang. Kami ingin dosen-dosen Kami tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi pendidik yang profesional, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” tegasnya.
“Melalui program ini, Kami berharap mereka dapat menginternalisasi metodologi pengajaran modern, mengembangkan kurikulum yang dinamis, dan pada akhirnya, mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. Ini adalah langkah konkret Kami dalam mewujudkan pengajaran yang lebih profesional dan berkualitas tinggi dari setiap dosen STEI Masyarakat Madani,” imbuhnya


